Thursday, September 20, 2007

Nasyid: MESTICA - Layar Keinsafan

8 Ramadan 1428H

Sepi benar senja ini
Bayunya semilir
Menganak ombak kecil
Jalur ufuk pula mengemas terang
Kapal dan layar terkapar

Mengapa nantikan senja
Barukan terdetik
Pulang ke pengkalan
Gusar malam menghampiri
Ku tewas di lautan

Tuhan
Layarkanku ke arah cinta-Mu
Tuntuniku menggapai redha-Mu
Rimbunan kasih-Mu ku berteduh
Kepada-Mu ya Tuhan

Berikan secebis keinsafan
Bekalan sepanjang perjalanan
Mencari ketenangan

Biar Kau menjadi saksi
Tulus tangisku kala dinihari
Kesempatan yang hanya sebentar
Moga keikhlasanku terlakar

Berikanlahku hidayah
Agar dikuatkan iman yang lemah
Moga diberkati hidup ini
Menuju bahagia
Yang kekal abadi

Pada-Mu Tuhan
'Kan ku serahkan
Cinta kepada-Mu

Tuhan
Layarkanku ke arah cinta-Mu
Tuntuniku menggapai redha-Mu
Rimbunan kasih-Mu ku berteduh
Kepada-Mu ya Tuhan

Berikan secebis keinsafan
Bekalan sepanjang perjalanan
Mencari ketenangan

Biar Kau menjadi saksi
Tulus tangisku kala dinihari
Kesempatan yang hanya sebentar
Moga keikhlasanku terlakar

Berikanlahku hidayah
Agar dikuatkan iman yang lemah
Moga diberkati hidup ini
Menuju bahagia
Yang kekal abadi

Harapanku moga dikurniakan
Manisnya iman berpanjangan
Moga lautan hilang gelora
Untukku berlayar


MESTICA - Layar Ke...


MESTICA - Layar Keinsafan Malay

It's a modern-day nasyid minus the sloppy-mushy lyrics! Pronunciation a bit unclear -- stop swallowing your words! Say it out loud and with confidence! Don't gurgle your words! Am no linguist nor speech specialist but i've heard better vocals and pronunciations than this.

Wonder how better Aris's Rock Kapak day's vocals will improve this one. The tune seems kinda familiar but yet able to put a finger on it.

No comments: